Rabu, 16 Desember 2009

Persiapan Pribadi Pengusaha Muda

M.Irfan
43108010198




Persiapan Pribadi Pengusaha Muda



Mempersiapkan diri untuk menjadi pengusaha muda

Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha muda, yaitu : Kepribadian, keterampilan, kekuatan, dan kemauan merealisasikan mimpi menjadi kenyataan.

1. Membangun kepribadian pengusaha muda

Membangun kepribadian merupakan hal yang mutlak bagi keberhasilan sebuah usaha.Kepribadian yang matang memudahkan kita untuk mengenal diri sendiri,memahami perubahan sikap mental, dan menyesuaikan diri dengan orang lain.

Berikut merupakan beberapa hal yang terkait dengan usaha membangun kepribadian :

a. Mengenal diri sendiri

Pengenalan diri diperlukan untuk menuntun Pengusaha dalam menemukan, menentukan, dan menjalani profesi sebagai pengusaha.



b. Mempersiapkan perubahan sikap mental

Ada beberapa kondisi yang membedakan antra seorang pengusaha dan pegawai.Salah satu yang dihadapi pengusaha adalah adanya ketidakpastian, sedangkan seorang pegawai sudah bekerja sesuai dengan ketentuan.



2. Mempersiapkan keterampilan pengusaha muda

Salah satu para pengusaha muda dan sarjana di Indonesia adalah keterampilan dalam bidang softskill.Pedidikan disaat ini masih didominasi oleh penguasaan teori atau keterampilan teknis (technical / hard skill).Untuk menjadi pengusaha muda yang sukses diperlukan beberapa keterampilan soft skill yang harus dikuasai yaitu :

a. Menjaga reputasi

Reputasi yang baik merupakan modal utama bagi seorang pengusaha muda. Reputasi yang baik akan memudahkan dalam membuat jaringan dan memperkenalkan usaha baru. Reputasi seseorang dikenal orang lain melalui daftar riwayat hidupnya. Oleh sebab itu,membuat daftar riwayat hidup yang sangat baik sangat diperlukan.

b. Kemampuan membangun jaringan

Seorang pengusaha harus mampu bergaul dengan sebanyak teman. Dan ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam membangun jaringan yaitu: menumbuhkan rasa percaya diri yang kuat,menjadi anak gaul,buat kartu nama yang menarik dan spesifik serta berikan kepada teman baru, dan tawarkan persahabatan yang tulus.

c. Naluri mengenali peluang usaha

Pengusaha yang berhasil adalah seseorang yang mampu mengenali peluang dengan baik. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan keterampilan naluri mengenali peluang usaha adalah menentukan arah usaha dan minat, menumbuhkan kepekaan lingkungan dan kondisi disekitar, dan menerapkan manajemen informasi.

d. Kemampuan persuasi dan negosiasi

Dalam dunia bisnis selalu ada permintaan dan penawaran, dan keduanya membutuhkan adanya keseimbangan sehingga terjadi transaksi. Untuk meningkatkan kemampuan persuasi dan negosiasi, diperlukan adanya beberapa hal, yaitu: itikad baik untuk mencapai win-win solution, mempersiapkan diri sebelum negosiasi, meningkatkan kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi, dan sikap professional.



3. Membangun usaha saat muda

Ada beberapa alasan mengapa usaha disaat muda perlu dikembangkan, yaitu :

a. Adanya kekuatan positif yang dimiliki kaum muda, terutama mahasiswa untuk berhasil dalam dunia usaha,yaitu:

1. Usia mahasiswa yang berkisar antara 18- 25 tahun memilki semangat besar untuk meraih mimpinya.

2. Penguasaan teori yang baik dan pengalaman yang telah ada

3. daya nalar dan sistematika berpikir yang cukup baik

4. Kemampuan fisik yang prima

5. Kreatifitas yang tinggi dan lahirnya inovasi



b. Adanya peluang cukup besar berwujud potensi yang perlu dikembangkan dari status mahasiswa dan kaum muda,yaitu:

1. Waktu mahasiswa dan pengusaha muda yang relative masih longgar semasa kuliah yang belum menikah dibandingkan dengan setelah lulus dan bekerja.

2. Banyak peluang usaha yang dapat digali di sekitar kampus dan komunitasnya.

3. Simpati masyarakat terhadap kaum muda dan mahasiswa relatif tinggi.

4. Rasa kesetiakawanan dalam almamater yang tinggi.







4. Merealisasikan mimpi menjadi kenyataan

Hampir setiap orang memimpikan masa depan yang indah. Namun pada kenyataannya ada orang yang dapat mencapai mimpi indah tersebut dan ada yang tidak. Setiap orang seharusnya memang memiliki mimpi, namun sekedar mimpi dan angan angan tanpa tindakan dan langkah langkah nyata untuk mencapainya justru akan menimbulkan frustasi dalam kehidupan. Jadi, bermimpilah dan ikutilah dengan tindakan dan langkah nyata untuk mencapainya agar menjadi kenyataan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar